Lakukancara sebelumnya untuk menghapus Disk 0 Partition 1 : System Reserved hingga keterangan berubah menjadi Unallocated Space. Setelah menghapusnya, Anda memerlukan partisi baru (Local Disk C:)untuk file sistem. Klik Disk 0 Unallocated Space kemudian klik New. Atur ukuran partisi pada kolom Size: kemudian klik Apply. Jika bingung, Caranya: Restart komputer/laptop anda Tekan F2 kemudian pastikan booting anda menggunakan dvd drive Masukkan CD installer Windows XP SP3 Pada saat keluar peringatan press any key to boot from cd/dvd tekan enter Tunggu sebentar sampai masuk ke partisi hardisk. TekanWin + X dan pilih Disk Management dari daftar. Anda juga dapat membukanya dari Control Panel. Di jendela Disk Management, klik kanan pada unallocated hard drive dan pilih New Simple Volume. Di jendela baru klik Next. Halaman selanjutnya atur ukuran New Simple Volume dalam MB dan klik Next. Kemudian pilih drive letter dan klik Next. FinishMenambahkan Disk Baru. Menghapus Partisi Hardisk. Sebelum menghapus partisi hardisk pastikan dulu bahwa semua data sudah di backup, jika sudah yakin aman silahkan klik kanan pada menu Disk Management, lalu pilih "Delete Volume".Setelah Anda delete space kosong ini akan menjadi Unallocated Disk seperti sebelumnya. Langkahawal masih sama dengan cara shrink volume windows 10 namun ada beberapa perbedaan nantinya. Karena memang kita bertujuan untuk menghapus disk tersebut, bukan membagi disk lagi. Buka Run atau tekan lama Windows + R pada keyboard. Ketik Enter pada keyboard. Pengenalan- Cara Check Disk Space Usage di Linux. Dalam tutorial ini, Anda akan belajar bagaimana cara memeriksa disk space di Linux dengan menggunakan command line. Anda akan belajar beberapa perintah terpisah tertentu yang jika digabungkan justru akan menjadi alat yang powerful untuk manajemen disk. Tutorial ini diharapkan juga bisa CaraMengatasi Partisi C Tidak Bisa Di-Extend. Daftar Baca Cepat Tampilkan. 1. Install aplikasi AOMEI Partition Assistant. Agar bisa extend partisi drive C, kita membutuhkan bantuan tool partisi manager. Rekomendasi saya adalah AOMEI karena aplikasi ini cukup mudah digunakan dan stabil. Downloadand install Disk Drill. Open it. On the opening screen, select the unallocated space that used to be your partition. Click Search for lost data. When the scan has finished, click on Review found items. Select the files you want to recover by checking their checkbox. Click Recover. Step1. Convert Basic into Dynamic. Right-click one of the disks (disk 0, disk 1 or disk 2) that you want to merge, choose "Convert to Dynamic". Confirm the disk conversion from the Basic to Dynamic. Select the other disk (with lots of free space) and convert it to a dynamic disk in the same way. diskpart [enter] - list disk [enter] - select drive [number] [enter] - clean all [enter] - create partition primary [enter] - select partition 1 [enter] - active [enter] - format fs=ntfs [enter] Zlh1Gv. "Disk 0 unallocated space" issues. How can i fix this? Thread starter ngriffin Start date Dec 17, 2015 You are using an out of date browser. It may not display this or other websites should upgrade or use an alternative browser. 1 I have a Alienware desktop. Here are the specs as follows Product Name Aurora BIOS version A04 Memory Installed 6GB Memory Tech DDR3 SDRAM Memory speed 1066MHz CPU Intel Core i7 CPU Speed Ok that should cover it but if i need more let me know. I have a windows 7 home premium 64-bit recovery DVD ROM and im having issues installing windows 7 back to the computer. When it loads and gets to the screen that says "Where Do You want To Install Windows," it says "Disk 0 unallocated Space." I click that, click next, then it says "Setup was unable to create a new partition or locate an existing system partition. See the Setup log files for more information." I tried creating a partition manually by clicking "new" and making it half of the 1TB hard drive, but it gives me an error saying "Failed to create a new partition on the selected unused space." I wasnt sure how to put pictures of the disc and of the system info in without typing all of it out in this post. Im computer literate, but not techy. Could someone help me to install windows on this desktop? I would truly appreciate it. Thanks. D_Know_WD Dec 18, 2015 I\Oinput/output error could be caused by faulty cables. This is why, you need to attach the drive with different cablesboth SATA and power ones to a different port. In case the issue persists, you need to test the drive as there could be something wrong with it. You should either use a DOS HDD testing toolas your system has no OS installed or take the drive out and attach it either externally or internally to another system and use one of these Cheers, D_Know_WD Jul 30, 2014 6,634 3 35,960 2 Hi there ngriffin, You can format the drive before the installation. - Once you are in Windows setup, press shift+F10 to bring up the command line. - diskpart [enter] - list disk [enter] - select drive [number] [enter] - clean all [enter] - create partition primary [enter] - select partition 1 [enter] - active [enter] - format fs=ntfs [enter] - assign [enter] - exit [enter] - exit [enter] Hope this will help, D_Know_WD 3 [quotemsg=17144236,0,1725017]Hi there ngriffin, You can format the drive before the installation. - Once you are in Windows setup, press shift+F10 to bring up the command line. - diskpart [enter] - list disk [enter] - select drive [number] [enter] - clean all [enter] - create partition primary [enter] - select partition 1 [enter] - active [enter] - format fs=ntfs [enter] - assign [enter] - exit [enter] - exit [enter] Hope this will help, D_Know_WD [/quotemsg] Ok so i entered everything as requested. When i got to create partition primary, hit enter, it said "DiskPart has encountered an error The request could not be performed because of an I/O device error. See the System Event Log for more information." What would i need to do now? Jul 30, 2014 6,634 3 35,960 4 I\Oinput/output error could be caused by faulty cables. This is why, you need to attach the drive with different cablesboth SATA and power ones to a different port. In case the issue persists, you need to test the drive as there could be something wrong with it. You should either use a DOS HDD testing toolas your system has no OS installed or take the drive out and attach it either externally or internally to another system and use one of these Cheers, D_Know_WD Similar threads Advertising Cookies Policies Privacy Term & Conditions Jika kamu adalah seorang geek yang sudah lama berhadapan dengan masalah komputer, maka membuat partisi bukanlah hal yang asing lagi. Tapi, sebagian pengguna awam komputer yang belum tahu apa-apa mudah sekali bingung ketika berhadapan dengan masalah hardware komputer, karena kerumitan dan kesulitannya yang kalau salah sedikit, maka semua komponen komputer bisa kacau/error. Tapi dalam hal partisi hard disk, kita tak perlu membawa masalah komputer kepada tukang service. Karena membuat partisi adalah hal yang mudah, dan kita bisa membuat partisi di PC/laptop tanpa bantuan siapa pun. Tapi, apa itu partisi hard disk? Partisi adalah hard disk drive yang kapasitas-kapasitasnya telah terbagi menjadi sejumlah bagian. Jumlah hard disk drive yang terbatas dapat kita perbanyak dengan menambah partisi yang kita buat, yang kemudian terbagi menjadi partisi C, D, E, F, G, dan seterusnya. Ketika pertama membeli laptop baru, jumlah partisi hard disk biasanya hanya dua, yakni C dan D. Apabila kamu merasa kedua partisi tidaklah cukup untuk menyimpan data-data pribadi seperti dokumen, presentasi, lagu, film, dan lainnya di komputer, kamu bisa membuat partisi hard disk baru. Tapi, bagaimana caranya? Artikel ini menyajikan dua cara dalam membuat partisi hard disk baru, yakni dengan menggunakan fitur Windows bawaan bernama Disk Management, dan dengan menggunakan software tambahan bernama EaseUS Partition Master. 1. Cara Membuat Sendiri Partisi Baru PC/Laptop di Windows dengan Disk Management Di Windows 8, Windows atau Windows 10, buka Disk Management dengan cara menekan Logo Windows + X pada keyboard dan pilih Disk Management. Di Windows 7, buka Start Menu dan cari Disk Management. Terbukalah aplikasi Disk Management. Di sini, kamu bisa membuat partisi baru, menghapus partisi, dan mengatur hal-hal lain yang berhubungan dengan partisi hard disk. Untuk langsung membuat partisi baru di sini, kamu hanya memerlukan sebuah Free space warna hijau, atau sebuah Unallocated disk space warna coklat gelap. Panel kotak Free space dan Unallocated disk space berfungsi sebagai volume atau kapasitas hard disk yang tersedia, namun tidak dimiliki dan tidak terkait dalam partisi mana pun. Singkatnya, Free space dan Unallocated disk space adalah kapasitas/volume yang akan dijadikan sebagai kapasitas untuk partisi hard disk baru yang akan kamu buat. Bagi kamu yang dalam Disk Management-nya sudah tersedia Free space dan/atau Unallocated disk space, lewati poin 2 dan langsung melompat ke poin 3. Tapi, bagi kamu yang belum punya Unallocated disk space maupun Free space, kamu bisa membuat Unallocated disk space dengan membaca poin 2 untuk dijadikan volume/kapasitas bagi partisi baru yang akan kamu buat nanti. 2 Membuat atau Menambah Unallocated Disk Space di PC/Laptop Sebelum bisa membuat partisi hard disk baru, kamu perlu kapasitas. Untuk mendapat kapasitas, kamu memerlukan Unallocated disk space. Unallocated dapat dibuat dengan membagi/shrink suatu partisi lama yang memiliki kapasitas yang lebih tinggi/banyak. Untuk membuat Unallocated disk space, tinggal pilih salah satu partisi hard disk lama yang akan dikorbankan ruang/kapasitas/volume-nya, lalu klik-kanan dan pilih Shrink Volume. Pada Enter the amount of space to shrink in MB, isilah dengan jumlah ruang/ukuran/kapasitas/volume dalam MB megabyte yang akan kamu ambil dari partisi lama tersebut, demi kapasitas partisi baru yang akan kamu buat nanti. Isi dengan jumlah kapasitas yang wajar saja. Setelah mengisi, pilih Shrink untuk mulai membagi. *Perhatian 1024MB = 1GB Tunggu sebentar. Mungkin proses pembuatan Unallocated akan sangat lama. Kalau laptop atau komputer dirasa nge-hank, nge-lag, macet-macet, maka jangan mengklik apa-apa. Tunggu sampai benar-benar selesai. Setelah selesai, kamu akan langsung melihat panel kotak coklat Unallocated dengan kapasitas yang telah kamu tentukan barusan. Sekarang, kamu sudah bisa mulai membuat partisi hard disk baru. 3 Mulai Membuat Partisi Hard Disk Baru di Komputer Ketika kamu sudah punya Free space atau Unallocated pada Disk Management, kamu berarti sudah bisa membuat partisi hard disk baru di komputer. Klik-kanan pada panel kotak coklat Unallocated, atau pada panel kotak hijau Free space. Kamu bisa memilih Unallocated saja, atau Free space saja, atau bahkan kedua-keduanya – terserah! Pilih New Simple Volume. Klik Next. Masukkan jumlah ruang, ukuran, kapasitas, atau volume partisi baru yang akan kamu tambah. Pilih Next. Pilih Assign the following drive letter, dan pilih huruf yang akan dijadikan label nama partisi baru. Pilih Next. Pilih Format this volume with the following settings, dan atur opsi lain agar seperti pada gambar di bawah ini Lalu isi label nama untuk partisi baru yang kamu tambah. Misalnya Data Ekstra, yang akan menjadi Data Ekstra G. Pilih Next. Lalu pilih Finish. Tunggu proses pembuatan partisi baru sampai selesai. Lagi dan lagi, jangan pernah mengklik apa pun kalau dirasa nge-hank, nge-lag, atau macet-macet ketika pembuatan partisi baru sedang berproses. Dan, BOOM! Ketika kamu mengecek File Explorer, kamu akan melihat partisi baru yang baru saja kamu buat dengan mudah dan cepat. Kamu telah berhasil membuat partisi baru di komputer, PC, atau laptop dengan menggunakan Disk Management. Kamu juga bisa membuat partisi hard disk baru dengan software tambahan seperti EaseUS Partition Master. 4 Membuat dan Menambah Partisi Hard Disk dengan EaseUS Partition Master Download EaseUS Partition Master di sini. Install, dan jalankan aplikasi EaseUS Partition Master. Seperti biasa, kalau kamu melihat adanya Unallocated atau Free Space di sini, langsung klik-kanan dan pilih Create partition untuk membuat partition. Tapi, kalau tidak ada Unallocated atau Free Space, maka buat dulu Unallocated dengan membagi size/kapasitas partisi yang sudah ada. Untuk membagi, klik-kanan pada partisi yang akan dibagi dan pilih Resize/Move partition. Kemudian muncullah status detail dari berapa jumlah kapasitas atau isi partisi lama yang akan dibagi menjadi Unallocated. Geser sisi kanan volume/kapasitas dari partisi tersebut ke kiri untuk menyisakan kapasitas untuk partisi Unallocated. Pilih OK kalau sudah selesai. Kemudian muncullah pesan loading seperti ini Dalam beberapa detik saja, partisi Unallocated sudah selesai dibuat. Sekarang, kamu sudah bisa membuat partisi baru dari Unallocated tersebut. Klik-kanan pada Unallocated, dan pilih Create partition. Tapi, kalau muncul pesan Please convert an existed primary partition to logical partition, and try again, maka kamu perlu mengubah partisi lama yang dibagi untuk Unallocated dari status Primary menjadi Logical. Untuk melakukan itu, klik-kanan pada partisi lama yang dibagi kapasitasnya, dan pilih Convert to Logical. Maka, pesan loading akan muncul. Tunggu sebentar. Muncullah kotak dialog baru. Isilah nama partisi baru yang akan dibuat. Sisanya, pilih opsi-opsi sesuai dengan gambar di bawah Pilih OK. Maka, partisi baru pun telah berhasil dibuat. Terakhir, pilih Apply untuk menerapkan. Tunggu proses pembuatan partisi baru selesai. Maka, kamu telah berhasil membuat partisi hard disk baru di PC, laptop, komputer dengan sangat mudah. Kalau Disk Management dirasa kurang, kamu bisa menggunakan EaseUS Partition Master untuk mengelola partisi. Kamu bisa melakukan semuanya di Windows 10, 7, 8, Solusi 1, Solusi 2, dan Solusi 3 berlaku untuk memperbaiki "disk is not initialized" dan menunjukkan "unallocated". Solusi 4, Solusi 5, dan Solusi 6 digunakan untuk memperbaiki "disk is not initialized" dan tidak menampilkan informasi apa pun tentang kapasitas disk. Anda dapat mengikuti panduan cepat sebagai berikut Disk 1 or 2 unknown not initialized unallocated space "Ketika saya menyambungkan hard disk eksternal, Western Digital My Passport 0740 500GB ke PC, muncul notifikasi di PC bahwa hard disk berhasil diinstal tetapi tidak muncul di My Computer. Tidak hanya itu, system tools juga menunjukkan pesan error "disk 1 is unknown, not initialized, unallocated". Apakah ada yang tahu cara memulihkan data saat hard disk tidak diinisialisasi? atau Adakah yang tahu bagaimana cara menginisialisasi disk tanpa kehilangan data?" Gejala Seperti kasus di atas, masalah "Disk Unknown Not Initialized" biasanya terjadi secara tidak terduga di semua versi Windows, termasuk Windows 10, 8, 7, dan tentunya sangat mengganggu bagi para pengguna. Ketika masalah disk ini terjadi, hard disk eksternal Anda biasanya akan menunjukkan "unallocated space" atau bahkan tidak ada informasi apapun tentang kapasitas disk di Manajemen Disk seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah, sehingga Anda tidak dapat membuka dan mengakses data di disk ini. Penyebab Meskipun disk menunjukkan "Unknown, Not Initialized" di kedua situasi, namun keduanya menyajikan informasi yang berbeda tentang kapasitas hard disk. Itu berarti masalah disk disebabkan oleh alasan yang berbeda. Jika error "disk unknown not initialized" disertai dengan "unallocated", kemungkinan besar penyebabnya adalah kerusakan MBR pada hard disk. MBR, yang merupakan singkatan dari Master Boot Record, adalah sektor pertama pada disk MBR atau GPT. Ini memberikan informasi pada saat memuat Windows dan partisi disk. Jadi, ketika MBR rusak, Anda pasti akan mengalami masalah, termasuk disk yang ditampilkan sebagai "Not Initialized". Namun, jika disk 1, disk 2, atau disk lain menjadi "Not Initialized" tanpa detail atau informasi apa pun, maka kemungkinan penyebabnya bisa jadi adalah masalah koneksi, masalah driver disk, dan kerusakan fisik pada disk. Cara Mengatasi 'Disk Unknown Not Initialized' di Windows 10/8/7 Anda harus menggunakan solusi yang tepat untuk masalah "disk not initialized" di komputer Anda, sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi, baik itu hard disk lokal atau pun hard disk eksternal. Untuk memperbaiki agar disk tidak berubah menjadi "Not Initialized", Anda dapat menginisialisasi disk secara langsung. Kemudian muncul pertanyaan - apakah menginisialisasi disk akan menghapus data? Sebenarnya, menginisialisasi disk akan membangun kembali master boot record. Dan hal tersebut TIDAK AKAN MENGHAPUS data pada disk. Namun, agar disk dapat digunakan kembali, Anda perlu mempartisi dan memformat disk lebih lanjut, hal inilah yang akan menghapus file di hard disk Anda. Berikut adalah hal yang perlu Anda lakukan untuk memperbaiki "disk tidak diinisialisasi" Inisialisasi hard disk Pulihkan data dari disk dan buat volume baru Buat partisi dan format disk agar siap untuk penyimpanan data Solusi 1. Inisialisasi Disk Berlaku untuk Memperbaiki "disk is not initialized" dan menunjukkan "unallocated". Ini merupakan cara termudah untuk memperbaiki masalah "disk unknown not initialized". Cara ini juga berfungsi untuk menginisialisasi hard disk baru. Langkah 1. Klik kanan pada "My Computer" > "Manage" untuk menjalankan Disk Management Langkah 2. Di sini, klik kanan hard disk dan klik "Initialize Disk". Langkah 3. Di kotak dialog, pilih disk yang akan diinisialisasi dan pilih partition style MBR atau GPT. Setelah menginisialisasi disk, sekarang Anda dapat memulihkan data dari disk Anda. Anda dapat memulihkan data berdasarkan kebutuhan Anda, apakah Anda hanya akan memulihkan data dari disk saja, atau juga memulihkan partisi dan file di dalamnya. Solusi 2. Pulihkan Data dari Hard Disk dan Buat Volume Baru Berlaku untuk Memperbaiki "disk is not initialized" dan menunjukkan "unallocated". Jika Anda memiliki file penting di hard disk eksternal, Anda dapat mencoba perangkat lunak pemulihan hard disk- EaseUS Data Recovery Wizard untuk memulihkan file dari disk yang tidak dapat diakses. Langkah 1. Gunakan perangkat lunak pemulihan hard drive EaseUS Jalankan EaseUS Data Recovery Wizard dan pilih drive di hard disk tempat Anda kehilangan atau menghapus file. Klik Pindai untuk mulai memindai semua data dan file yang hilang. Langkah 2. Pindai untuk menemukan semua data hard drive yang hilang Perangkat lunak pemulihan hard drive EaseUS akan memindai seluruh drive yang dipilih dan menemukan semua file yang hilang, termasuk semua data yang ada dan yang tersembunyi. Langkah 3. Pratinjau dan pulihkan data dan file hard drive yang hilang Setelah pratinjau, pilih file yang ingin Anda pulihkan dan klik Pulihkan untuk menyimpannya ke lokasi yang aman di PC Anda atau di perangkat penyimpanan eksternal lainnya. Jika Anda hanya memulihkan data, Anda harus mempartisi disk sendiri dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini. Langkah 1. Klik kanan "This PC" dan pilih "Manage" > "Disk Management". Langkah 2. Klik kanan pada unallocated space dan pilih "New Simple Volume..." Langkah 3. Di New Simple Volume Wizard, klik "Next" untuk melanjutkan. Langkah 4. Ikuti wizard untuk menentukan ukuran volume, menetapkan huruf drive ke volume, kemudian memformat partisi. Jika Anda tidak ingin membuat partisi sendiri, Anda dapat memulihkan partisi pada disk "Not Initialized" Anda, yang akan membantu Anda memulihkan partisi asli pada hard disk. Solusi 3. Lakukan Pemulihan Partisi Berlaku untuk Memperbaiki "disk is not initialized" dan menunjukkan "unallocated". Unduh dan jalankan alat partisi yang bisa diandalkan - EaseUS Partition Master di komputer Anda. Dengan perangkat lunak ini, Anda dapat memulihkan partisi pada hard disk Anda dengan mudah. Langkah 1. Buka EaseUS Partition Master dan klik "Partition Recovery" di menu atas. Jendela baru akan muncul dan meminta Anda memilih disk untuk mulai mencari partisi yang hilang. Pilih disk yang diinginkan dan klik "Scan". Langkah 2. Pemindaian cepat akan segera dimulai. Anda dapat menjeda proses pemindaian dengan mengklik "Proceed " kapan saja ketika partisi yang hilang muncul untuk memulai pemulihan data Anda. Anda dapat mengklik dua kali pada partisi yang Anda cari untuk melihat pratinjau isinya. Langkah 3. Segera setelah partisi dan data yang hilang ditemukan, klik "Recover Now". Atau jika tidak, lanjutkan dengan "Continue Scanning" untuk memulihan lebih banyak data yang hilang. Langkah 4. Setelah proses pemulihan, klik "Finish". Partisi Anda yang hilang seharusnya muncul kembali di drive Anda. Selain itu, Anda juga bisa mencoba untuk membangun kembali MBR untuk memperbaiki "disk unknown not initialized". Solusi 4. Periksa Koneksi Disk Berlaku untuk Memperbaiki "disk is not initialized" dan tidak menampilkan kapasitas disk. Masalah koneksi kecil dapat menyebabkan masalah serius seperti yang dibahas di atas. Untuk memeriksa koneksi disk Anda, lakukan hal berikut Hubungkan hard disk eksternal Toshiba Anda ke port USB lain, termasuk port di bagian belakang, di komputer Anda Gunakan kabel asli untuk menghubungkan hard disk Anda Gunakan kabel lain untuk menghubungkan hard disk Toshiba Anda Hubungkan hard disk Toshiba Anda ke komputer lain Solusi 5. Perbarui Driver Perangkat Berlaku untuk Memperbaiki "disk is not initialized" dan tidak menampilkan kapasitas disk. Driver disk yang kadaluarsa atau rusak juga bisa menjadi penyebab masalah pada disk. Dalam hal ini, Anda dapat memperbarui driver perangkat dengan Device Manager. Langkah 1. Klik kanan pada "This PC" di Windows 10 dan pilih "Properties". Langkah 2. Klik "Device Manager" lalu perluas “Disk drives”. Temukan dan klik kanan disk yang bermasalah dan pilih "Update driver" Langkah 3. Klik "Search automatically search for driver software online". Langkah 4. Tunggu hingga driver diperbarui, lalu reboot komputer Anda. Setelah itu, Anda dapat mencoba menyambungkan kembali drive USB Anda ke PC dan memeriksa apakah drive USB sudah muncul atau tidak. Solusi 6. Bawa Perangkat untuk Perbaikan Manual Berlaku untuk Memperbaiki "disk is not initialized" dan tidak menampilkan kapasitas disk. Kerusakan fisik pasti akan mengakibatkan masalah serius pada media penyimpanan, termasuk "disk unknown not initialized". Jika metode di atas gagal menyelesaikan masalah Anda, membawa perangkat Anda ke profesional untuk perbaikan manual adalah pilihan yang baik. Tips Ekstra Cara Mengatasi Masalah 'Tidak Dapat Menginisialisasi Disk di Windows' Alasan umum yang menyebabkan "disk unknown not initialized" adalah karena Anda gagal untuk menginisialisasi drive dan diikuti dengan munculnya pesan error "The request could not be performed because of I/O error". Hal ini menyebabkan disk Anda ditampilkan sebagai Tidak Diketahui Unknown atau Tidak Diinisialisasi Not Initialized. Ketika Anda tidak dapat menginisialisasi hard disk, error "disk unknown not initialized" bukan satu-satunya masalah yang akan Anda temui. Jika panduan ini tidak membantu Anda menyelesaikan masalah, Anda disarankan agar segera mendapatkan bantuan tenaga ahli untuk perbaikan manual atau langsung mengganti disk dengan yang baru. Kesimpulan Meskipun menginisialisasi disk tidak akan menghapus data pada perangkat, namun peoperasian lebih lanjut seperti pembagian partisi dan pemformatan akan menghapus data. Jadi, jika Anda ingin memperbaiki disk yang tidak diinisialisasi tanpa kehilangan data, diperlukan perangkat lunak pemulihan data. Namun, jika disk Anda menunjukkan error "Unknown, Not Initialized" karena adanya kerusakan fisik, maka tidak ada perangkat lunak pemulihan data yang dapat membantu. Satu-satunya harapan Anda adalah dengan membawa perangkat ke layanan pemulihan data manual untuk menyelamatkan file Anda. FAQ Tentang Disk Tidak Diinisialisasi 1. Bagaimana cara memperbaiki error "disk 1 unknown is not initialized"? Sebagaimana sudah dijelaskan dalam panduan ini, pada dasarnya ada 6 cara yang dapat membantu Anda untuk mengatasi error Disk Unknown is not initialized. Diantaranya 1. Inisialisasi disk dengan Disk Management 2. Pulihkan data dari hard disk yang tidak dikenal dan buat volume baru. 3. Lakukan pemulihan partisi dari drive yang tidak terisi unallocated & tidak diinisialisasi. 4. Periksa koneksi hard disk 5. Perbarui driver hard disk 6. Bawa hard disk untuk perbaikan manual. Untuk instruksi dan penjelasan lebih detail, Anda dapat merujuk ke konten utama di halaman ini dan cobalah berbagai metode yang sudah diberikan untuk membuat disk Anda berfungsi kembali. 2. Bagaimana cara untuk menginisialisasi hard disk? Untuk hard disk baru, Anda dapat langsung mengikuti langkah-langkah di bawah ini untuk menginisialisasi disk. Untuk hard disk lama yang sudah tersimpan data di dalamnya, Anda mungkin perlu menyalin atau mencadangkan semua data yang disimpan ke perangkat lain terlebih dahulu. Kemudian, gunakan Disk Management untuk menghapus semua partisi yang ada. Kemudian, lanjutkan dengan langkah-langkah berikut untuk menginisialisasi disk Langkah 1. Buka Disk Management. Langkah 2. Klik kanan HDD/SSD yang tidak diinisialisasi dan pilih "Initialize Disk". Langkah 3. Pilih disk yang akan diinisialisasi di kotak dialog dan atur partition style disk sebagai MBR atau GPT. 3. Apakah inisialisasi disk akan menghapus data? Hanya menginisialisasi disk tidak akan menghapus data di dalamnya. Tetapi, untuk menggunakan disk, Anda perlu mempartisi dan memformat disk. Hal inilah yang akan menyebabkan hilangnya data. Oleh karena itu, jika Anda tidak ingin kehilangan file yang tersimpan di hard disk, Anda perlu menggunakan perangkat lunak pemulihan data.